Selisih antara gaji yang tertulis di surat penawaran dan gaji yang masuk ke rekening sering terasa misterius. Padahal jalurnya bisa diurai satu per satu: dari gaji kotor, dikurangi biaya jabatan, iuran BPJS, dan terakhir PPh 21 dengan status PTKP Anda. Artikel ini memetakan jalur lengkapnya.
Langkah pertama: setahunkan dulu
PPh 21 pada dasarnya pajak tahunan. Gaji Rp10.000.000 per bulan berarti penghasilan bruto Rp120.000.000 setahun. Dari angka itu, negara memberi pengurang pertama bernama biaya jabatan: 5% dari bruto, dengan plafon Rp6.000.000 per tahun. Pada contoh ini 5% × Rp120.000.000 tepat Rp6.000.000 — pas di plafonnya.
Iuran BPJS: yang memotong gaji dan yang memotong pajak
Iuran karyawan ada tiga: BPJS Kesehatan 1% (basis upah dibatasi Rp12.000.000, jadi pada gaji Rp10.000.000 potongannya Rp100.000), JHT 2% (Rp200.000), dan JP 1% (basis dibatasi Rp11.086.300 sejak Maret 2026; potongannya Rp100.000). Total potongan BPJS Rp400.000 per bulan. Catatan yang sering terlewat: untuk perhitungan pajak, hanya JHT dan JP yang mengurangi penghasilan bruto — Kesehatan tidak. Jadi pengurang pajak dari BPJS adalah Rp300.000 × 12 = Rp3.600.000 setahun.
PTKP: bagian penghasilan yang bebas pajak
Setelah bruto dikurangi biaya jabatan dan iuran JHT+JP, hasilnya disebut penghasilan neto: Rp120.000.000 − Rp6.000.000 − Rp3.600.000 = Rp110.400.000. Dari sini dikurangkan PTKP — Penghasilan Tidak Kena Pajak — yang besarnya Rp54.000.000 untuk wajib pajak lajang tanpa tanggungan (status TK/0). Menikah menambah Rp4.500.000, dan setiap tanggungan menambah Rp4.500.000 lagi sampai maksimal tiga tanggungan. Sisa setelah PTKP, dibulatkan ke bawah ke ribuan, adalah PKP: Rp56.400.000.
Lapisan tarif UU HPP
PKP dikenai tarif progresif berlapis: 5% untuk lapisan sampai Rp60.000.000; 15% untuk Rp60–250 juta; 25% untuk Rp250–500 juta; 30% untuk Rp500 juta–5 miliar; 35% di atasnya. Karena PKP contoh kita seluruhnya berada di lapisan pertama, PPh setahunnya sederhana: 5% × Rp56.400.000 = Rp2.820.000, atau Rp235.000 per bulan. Gaji bersihnya: Rp10.000.000 − Rp400.000 − Rp235.000 = Rp9.365.000.
Lalu kenapa slip gaji Januari–November berbeda?
Karena sejak 2024 pemberi kerja wajib memotong memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER) menurut PP 58/2023 untuk masa Januari sampai November. TER adalah persentase langsung atas bruto bulanan menurut kategori status PTKP Anda — praktis untuk payroll, tetapi bukan tarif final. Pada Desember, pemotongan dihitung ulang dengan tarif progresif biasa atas penghasilan setahun penuh, dan selisih selama sebelas bulan diselesaikan di bulan itu. Konsekuensinya: potongan bulanan Anda bisa lebih besar atau lebih kecil dari "PPh setahun ÷ 12", tetapi total setahunnya kurang lebih sama. Kalkulator gaji bersih yang memakai metode disetahunkan — termasuk milik kami — karena itu berlabel estimasi: ia menunjukkan gambaran tahunan yang diratakan, bukan replika slip bulan tertentu.
Cara memeriksa slip Anda sendiri
Ambil tiga angka dari slip: bruto sebulan, potongan BPJS, dan potongan PPh. Cocokkan potongan BPJS dengan tarif dan plafon di atas — itu yang paling mudah diverifikasi. Untuk PPh, bandingkan total potongan Januari–Desember dengan hitungan disetahunkan; bila selisihnya jauh dan tidak bisa dijelaskan oleh bonus, THR, atau perubahan gaji di tengah tahun, itulah saat yang tepat bertanya ke bagian payroll dengan angka di tangan.
Status PTKP berubah, angkanya ikut berubah
Terakhir, ingat bahwa hampir semua angka di jalur ini peka terhadap status Anda. Menikah atau bertambahnya tanggungan menaikkan PTKP dan menurunkan PPh; gaji melewati plafon basis BPJS membuat potongan Kesehatan dan JP berhenti naik; kenaikan gaji yang mendorong PKP menyeberang ke lapisan tarif berikutnya membuat tarif marjinal Anda berubah, meskipun tarif rata-ratanya hanya bergerak sedikit. Karena itu hitungan gaji bersih bukan angka sekali seumur kerja — periksa ulang setiap kali ada peristiwa yang mengubah status atau struktur penghasilan Anda, dan pastikan bagian payroll mengetahui perubahan status PTKP Anda di awal tahun pajak.
Hitung sendiri angkanya: Kalkulator Gaji Bersih berjalan sepenuhnya di browser Anda — tanpa daftar dan tanpa mengirim data ke mana pun.