Beranda › Kalkulator › Kalkulator Deposito
Kalkulator Deposito
Angka bunga yang diiklankan bank adalah angka bruto. Kalkulator ini menunjukkan yang benar-benar Anda terima: setelah PPh final 20% atas bunga, lengkap dengan yield efektifnya.
Isi angka Anda
Isi formulir untuk melihat hasil.
Contoh hitungan
Pokok Rp100.000.000, bunga 5,5% per tahun, tenor 12 bulan: bunga bruto = Rp100.000.000 × 5,5% × 12/12 = Rp5.500.000. PPh final 20% = Rp1.100.000, sehingga bunga bersih Rp4.400.000, total diterima Rp104.400.000, dan yield efektif setelah pajak adalah 4,4% per tahun.
Penjelasan rumus
Bunga deposito dikenai PPh final 20% (PP 131/2000 jo. PP 123/2015) yang dipotong langsung oleh bank. Pengecualiannya: bila total simpanan Anda tidak melebihi Rp7.500.000, bunga deposito tidak dikenai pajak — kalkulator menerapkannya otomatis dan menandainya di hasil. Yield efektif setelah pajak membantu Anda membandingkan deposito dengan instrumen lain secara setara, karena angka itulah hasil bersih tahunan sebenarnya per rupiah yang Anda tempatkan.
Tanya jawab
Kenapa bunga yang saya terima lebih kecil dari janji brosur?
Karena brosur menampilkan bunga bruto. Bunga yang masuk ke rekening sudah dipotong PPh final 20%, kecuali total simpanan Anda Rp7,5 juta atau kurang.
Apa maksud yield efektif setelah pajak?
Hasil bersih tahunan per rupiah pokok setelah pajak. Deposito 5,5% dengan pajak 20% menghasilkan yield efektif 4,4% — angka ini yang layak dibandingkan dengan return bersih instrumen lain.
Apakah penalti pencairan awal dihitung?
Tidak. Kalkulator mengasumsikan deposito dipegang sampai jatuh tempo; pencairan lebih awal biasanya menghapus bunga berjalan dan/atau kena penalti sesuai ketentuan bank.