Beranda › Kalkulator › Kalkulator Tujuan Keuangan
Kalkulator Tujuan Keuangan
DP rumah, modal usaha, biaya pernikahan — tujuan apa pun yang punya angka dan tanggal bisa diterjemahkan menjadi satu angka yang bisa dikerjakan: setoran per bulan.
Isi angka Anda
Isi formulir untuk melihat hasil.
Contoh hitungan
Target Rp500.000.000 dalam 10 tahun, return 6%/tahun, modal awal Rp50.000.000: modal awal itu tumbuh menjadi ≈ Rp90.969.837, dan sisanya ditutup setoran Rp2.495.923 per bulan. Total uang yang Anda setor ≈ Rp349.510.710; sisanya ≈ Rp150.489.290 berasal dari pertumbuhan.
Penjelasan rumus
Rumusnya membalik perhitungan bunga majemuk: nilai masa depan modal awal dihitung dulu, kekurangannya menuju target kemudian dibagi ke dalam setoran bulanan yang masing-masing ikut tumbuh. Bila modal awal Anda — dengan asumsi return yang diisi — ternyata sudah cukup mencapai target sendirian, kalkulator akan menyatakannya dan setoran yang dibutuhkan adalah nol.
Tanya jawab
Bolehkah targetnya dalam waktu kurang dari setahun?
Boleh, kalkulator menerima waktu berapa pun di atas nol tahun. Untuk tenggat sangat pendek, return nyaris tidak berpengaruh dan setoran akan mendekati target dibagi jumlah bulan.
Bagaimana bila asumsi return saya terlalu optimistis?
Coba turunkan return-nya dan lihat setoran yang dibutuhkan naik. Merencanakan dengan asumsi konservatif membuat target lebih tahan terhadap kenyataan.
Apakah inflasi target diperhitungkan?
Tidak secara otomatis. Bila harga sasaran Anda akan naik (misalnya harga rumah), naikkan dulu angka targetnya secara manual, atau pakai Kalkulator Dana Pendidikan yang memang memasukkan inflasi.